Tips Memelihara Burung Hantu Celepuk dari Stres

vitaminburung

Cara Memelihara Burung Hantu Celepuk dari Stres

Memelihara Burung hantu.. merupakan salah satu burung peliharaan yang unik lantaran penampilannya yang seram. Di Indonesia, embel-embel nama hantu semakin membuat satwa ini semakin menarik untuk dipelihara. Tak hanya dikenal sebagai satwa eksotis, burung hantu ternyata juga sudah cukup lama dimanfaatkan oleh manusia sebagai pengendali hama. Predator ini banyak dimanfaatkan oleh para petani untuk mengendalikan hama tikus yang merusak lahan mereka. Selain sebagai peliharaan, banyak yang memelihara burung hantu untuk dijadikan sebagai sahabat dan diajak bermain, burung hantu celepuk misalnya.

Bagaimana Memelihara Burung Hantu yang Benar?

Memelihara Burung Hantu

burung hantu cantik

Ternyata, memelihara burung hantu tidak bisa disamakan dengan menangkar burung lain pada umumnya. Ini karena satwa yang satu ini memiliki karakteristik yang sangat berbeda dari burung lain. Tentu saja denan memahami karakter umum dari seekor burung hantu akan memudahkan Anda untuk mengetahui apa yang seharusnya dilakukan dan sebaliknya. Namun yang merawat burung hantu celepuk, harus mengingat bahwa burung ini cenderung mudah stres. Terlebih jika Anda memeliharanya di dalam rumah. Berikut ini beberapa tips perawatan sehari-hari burung hantu celepuk Anda;

  1. Hindari Sangkar yang Terlalu Kecil

Untuk keleluasaan burung hantu untuk bergerak, sebaiknya Anda meyiapkan kandang yang berukuran luas, meskipun ada di dalam rumah. Pergerakan burung hantu akan sangat dipengaruhi oleh mood mereka. Jadi ketika lingkungannya tidak mendukung, bisa saja kadar stres terpicu. Sesekali ajak mereka untuk menghirup udara segar di luar kandang dan tak hanya bertengger dalam kandang saja. Ingat untuk selalu memasang tali pada bagian kakinya juga.

  1. Letakkan Kandang pada Tempat yang Teduh

Jauh berbeda dari burung kicauan yang memerlukan penjemuran, burung hantu celepuk sebaiknya bertengger di tempat yang teduh. Burung hantu merupakan salah satu binatang malam dengan pandangan yang peka terhadap cahaya. Letakkan kandang burung hantu pada lokasi yang teduh. Sementara ketika malam hari, sebaiknya Anda juga mematikan lampu.

  1. Perhatikan Pakan

Pakan burung hantu celepuk muda (usia sekitar 3 bulan) bisa Anda isi dengan menu 7 ekor jangkrik dan diberikan 2 kali saja tiap harinya pada pagi dan juga sore hari. Proses pemberian makan untuk burung hantu pada usia ini dilakukan menyerupai cara menyuap bayi. Namun apabila Anda kurang berani dan khawatir dipatuk tajamnya paruh burung hantu, ada cara yang lebih aman. Tusuklah jangkrik menggunakan lidi yang cukup panjang, suapkan jangkrik tersebut ke paruh burung hantu.

  1. Menjalin Chemistry

Burung hantu celepuk merupakan hewan yang memiliki sifat setia, menjadikan mereka peliharaan yang penurut dan mudah diatur. Agar mereka setia kepada Anda maka hubungan pun harus dijalin antara Anda dengan burung hantu tersebut. Cara menjalin chemistry ini dapat dilakukan dengan sering berinteraksi sehari-hari. Selain halnya rutin menyuapi makan, Anda juga bisa menatap matanya. Misalnya, sempatkan untuk bertatap mata ketika proses pemberian makan pada pagi dan sore.

Selain itu, ada metode lain yang bisa dicoba untuk membangun rasa kepercayaan dengan peliharaan Anda tersebut. Dengan membiarkan burung hantu melihat Anda tertidur, maka ia akan percaya bahwa Anda tidak ingin menyakiti mereka. Berikan nama panggilan untuk burung hantu Anda agar terjalin komunikasi yang lebih akrab dan proses melatih kemampuan tertentu menjadi lebih mudah. Hal ini menjadi hal wajib ketika Anda ingin melatihnya.

  1. Perhatikan Kebersihan Kandang

Ketika memasuki usia dewasa, burung hantu celepuk pun mulai diberi menu yang lebih beragam dibanding usia muda. Sebagai seperti halnya burung predator lain, mereka akan mencabik-cabik makanannya terlebih dahulu menggunakan paruhnya yang tajam. Setelah berupa potongan kecil-kecil, barulah mereka menelan makanan tersebut. Sementara bagian mangsa yang tidak dapat dicerna semisal bulu ataupun tulang akan dimuntahkan kembali sehingga membuat kandang menjadi cepat kotor bercampur dengan kotoran. Bersihkan pula perlengkapan lainnya menggunakan air agar burung hantu tidak mudah sakit.

  1. Memandikan

Untuk menghindari datangnya stres pada burung hantu celepuk, Anda dapat melakukan pemandian secukupnya pada burung hantu. Tidak perlu dilakukan setiap hari, Anda dapat menyemprotkan air secara lembut ke tubuh burung hantu. Anda bisa melakukan pemandian ini seminggu sekali misalnya.

  1. Latih

Ada beberapa cara yang digunakan untuk melatih burung hantu agar memiliki kemampuan tertentu sesuai keinginan Anda. Cara melatih pun tentunya disesuaikan dengan kemampuan yang dikehendaki. Antara lain melatih dengan siulan, melatih dengan ketinggian, melatih menggunakan pakan, sampai menggunakan peluit. Berikut ini beberapa cara melatih burung hantu celepuk

Melatih burung hantu menggunakan siulan dan pakan berupa jangkrik menjadi salah satu cara yang laing banyak digunakan. Misalnya dengan melatihnya agar melompat ke tangan Anda. Latihan ini dilakukan dengan meletakkan burung hantu di tempat yang lebih tinggi dari Anda. Lalu letakkan jangkrik atas tangan Anda. Lakukan siulan atau panggil namanya agar ia mengetahui ada makanan di atas tangan Anda dan menyambarnya. Lakukan latihan ini berulang-ulang agar membuatnya jinak.

Cara di atas akan lebih mudah dilakukan ketika burung hantu dalam kondisi yang lapar. Sebab jika dalam kondisi kenyang, ia cenderung tidak akan merespon jangkrik yang ada di atas tangan Anda. Jika ia tak merespon keberadaan makanan, coba berikan aba-aba seperti gerakan tangan atau suara. Menggunakan aba-aba yang konsisten membuat burung hantu mengasosiasikan bahwa suara ataupun gerakan tertentu memiliki artian tertentu.

Latihan tingkat lanjut dapat Anda lakukan ketika ia sudah cukup jinak dan Anda sudah mulai memahami perangai burung hantu tersebut. Latihan lanjutan masih sama menggunakan aba-aba dari peluit dan makanan. Mempersiapkan latihan ini Anda bisa mulai dengan tidak memberinya makan selama sekitar setengah harian. Hal ini selain untuk membuatnya lebih mudah merespon juga menanamkan kebiasaan bahwa tidak ada makanan jika tidak ada latihan.

Memelihara Burung Hantu

anakkan burung hantu

  • Mulai latihan ini ketika burung hantu sudah lapar. Pertama, beri dia 1 treat (snack atau makanan) dengan sekali tiupan peluit ketika hendak menelan. Treat kedua bisa diberi jarak sejauh 1 meter dari tempat treat pertama tadi. Untuk treat berikutnya, jarak antar makanan bisa semakin jauh sambil tetap meniup peluit ketika menelan makanan.
  • Seteleh mulai terbiasa dengan ritme tersebut, coba tiup peluit tanpa menunjukkan letak Jika burung hantu tersebut menghampiri makanannya, maka si burung mulai paham bahwa aba-aba peluit artinya makanan. Jika ia tidak menghampiri makanan, artinya ia belum memahami aba-aba peluit dan harus diulang dari langkah pertama lagi.
  • Tahapan berikutnya, adalah proses yang berbeda. Berikan setengah jatah makanan harian. Kemudian, bunyikan peluit dari lokasi yang Jika si burung berusaha mencari Anda, artinya dia mulai terbiasa mengikuti perintah. Berikan kurangan jatah makanannya dalam porsi penuh sebagai tanda bahwa ia berhasil menuruti perintah Anda.

Yang perlu diingat juga adalah bahwa Anda sedang melatih seekor predator. Dengan kata lain, Anda sedang berurusan dengan pemangsa atau pemburu sehingga Anda pun wajib memperhatikan segi keamanan Anda sendiri. Selain halnya butuh kesabaran, melatih burung hantu juga memerlukan peralatan safety pula. Perlengkapan menjinakkan burung hantu ini antara lain sarung tangan panjang berbahan kulit (alternatif sarung tangan tukang las).

Sarung tangan seakan menjadi perlengkapan wajib demi keamanan Anda dan si burung. Burung hantu memiliki kaki yang kuat dengan cakar tajam untuk keperluan berburu, tentunya Anda tidak mau lengan Anda terkoyak oleh senjata predator ini bukan? Hal ini karena burung hantu harus bertengger dengan kuat dan stabil di atas tangan Anda. Maka dari itu, sarung tangan berbahan tebal dan kuat sangat diperlukan untuk melatih burung hantu ini. Selain itu peluit juga menjadi alat pemberi aba-aba, namun jangan terlalu keras meniup dengan resonansi yang tidak terlalu tinggi. Makanan juga menjadi media latihan burung hantu yang disebut juga sebagai salah satu bentuk treat.

Demikianlah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mulai memelihara burung hantu celepuk agar dapat dilatih dengan maksimal dan panjang umur. Tentu saja Anda dapat melakukan hal tersebut dengan selalu menghidarkan stres dari burung hantu peliharaan Anda. Perawatan burung hantu untuk peliharaan ini bisa dikatakan mudah namun tetap memerlukan perhatian dan kesabaran Anda pula.

Tips Memelihara Burung Hantu Celepuk dari Stres | Admin | 4.5