Cara Ternak Anis Kembang Bagi Pemula

Ternak Anis Kembang || Untuk ternak anis kembang kita pasti membutuhkan burung jantan dan betina. Anda harus bisa membedakannya. Cara membedakan antara yang jantan dengan yang betina tidak terlalu sulit. Ciri-ciri yang melekat pada burung anis kembang jantan diantaranya adalah, bulu di bagian pantatnya biasanya berwarna abu-abu atau hitam.

burung anis kembang, anis kembang, ternak anis kembang, gambar anis kembang, gambar burung anis kembang

via: ciriburung.com

Warna bulu burung jantan seperti pada umumnya burung-burung lainnya lebih mengkilat dan lebih bersih dibandingkan dengan burung betina. Cara lain untuk mengenali burung anis kembang jantan adalah dengan melihat bagian matanya. Burung jantan memiliki mata yang terlihat melotot atau sedikit menonjol. Burung jantan dan betina juga memiliki perbedaan pada kerapatan kakinya. Burung jantan antara kedua kakinya lebih rapat dibandingkan dengan burung betina.

Setelah anda bisa membedakan mana burung jantan dan mana burung yang betina, selanjutnya Anda juga harus bisa memilih bibit burung yang baik. Agar anakan dari burung yang anda ternak bagus, maka anda juga membutuhkan induk yang bagus. Cara memilih induk anis kembang yang bagus tidak terlalu sulit. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memilih burung yang berusia diatas 1 tahun untuk yang jantan dan sebaiknya berusia 2 tahun untuk yang betina. Kedua burung tersebut harus sehat dan tidak terdapat cacat apapun pada fisiknya.

Mempersiapkan sangkar
Langkah selanjutnya cara ternak anis kembang adalah dengan membuat kandang yang dikhususkan untuk ternak. Namun untuk burung anis kembang, bisa juga dikembangbiakkan dengan menggunakan metode sangkar gantung. Kedua metode ini sama-sama bisa diterapkan, dan tidak perlu khawatir.

Kandang untuk budidaya burung anis kembang sebaiknya berukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm Atau Anda bisa juga membuat yang lebih besar misalnya 100 cm x 50 cm x 200 cm. Kandang tersebut bisa dibuat dari bahan kayu atau bambu. Di dalam sangkar jangan lupa menempatkan sarang sebagai tempat untuk bertelur, bak mandi, dan sebaiknya sangkara juga harus mudah dibersihkan. Penempatan kandang sebaiknya di tempat yang sepi dan tenang serta tidak sering dilalui oleh orang.

Cara menjodohkan burung anis kembang
Tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah penjodohan. Tips menjodohkan anis kembang dilakukan dengan 2 tahap penting yaitu:

Perkenalan. Cara melakukannya, tempatkan masing-masing burung disangkar yang berbeda kemudian dekatkan. Biasanya proses perkenalan akan berlangsung antara 1 hingga 7 hari hingga tanda-tanda ketertarikan antara burung jantan dan betina muncul. Tanda-tanda tersebut bisa dilihat apabila burung jantan berusaha untuk memberikan makan kepada burung betina dengan membawa makanan di paruhnya. Dan yang kedua apabila kedua burung mulai terlihat sering berdekat-dekatan, maka itu bisa jadi indikasi bahwa kedua burung mulai tertarik satu dengan yang lainnya.

Jika kedua burung sudah mulai saling tertarik satu sama lain, selanjutnya Anda bisa menempatkan kedua burung tersebut di sangkar yang sama (kandang).

Persiapan reproduksi
Jika burung sudah tertarik satu sama lain, cepat atau lambat mereka akan melakukan perkawinan. Namun jika anda ingin mempercepat proses ini, cara yang terbaik adalah dengan mengikuti beberapa saran berikut ini.

Pastikan bagian dasar dari kandang tempat penangkaran sering dalam keadaan lembab. Anda bisa menyiraminya di pagi dan sore hari dan jangan lupa bersihkan secara rutin dari kotoran maupun jamur dan lain-lain.

Untuk meningkatkan birahi masing-masing burung, berikan makanan ekstra berupa jangkrik atau cacing tanah.

Jangan lupa memberikan vitamin agar burung yang dihasilkan dari perkawinan kedua induk tersebut bagus dan sehat.

Merawat telur burung anis kembang
Setelah perkawinan berlangsung, biasanya burung betina akan bertelur dalam waktu beberapa hari. Biasanya telur yang dihasilkan berjumlah antara 2 atau 4 butir dan kemudian akan dierami selama kurang lebih dua minggu.

Anak burung (piyik) bisa diberi makan dengan cara disapih atau bisa juga dengan tetap membiarkan induknya sendiri yang mengasuh dan memberikan makan.

Setelah berusia 2 minggu anak burung biasanya akan mulai belajar terbang. Anak-anak burung baru bisa dipisahkan dari induknya (mandiri) apabila sudah berusia satu atau dua bulan.

Solusi untuk beberapa masalah ternak anis kembang
Tidak selamanya ternak anis kembang berjalan lancar. Kadangkala Ada saja masalah yang muncul. Diantara beberapa masalah yang kadang muncul adalah:

Burung tidak mau kawin. Solusinya Anda bisa memberikan OrBird. Apabila telur tidak menetas semua misalnya yang menetas hanya satu atau dua saja, maka itu menandakan bahwa telur tersebut tidak berkualitas. Solusinya, Anda juga bisa memberikan hal yang sama (OrBird). Atau dengan diberikan EstroBird (jantan) dan TestoBird (betina).

Pemberian pakan harus diperhatikan selama proses penjodohan. Cacing tanah sebaiknya diberikan setiap hari. Sedangkan jangkrik bisa diberikan sebanyak 30 ekor setiap pagi dan sore, dengan pembagian 15 di pagi hari dan 15 di sore hari. Makanan berupa kroto sebaiknya selalu disediakan. Buah-buahan sebagai makanan tambahan seperti buah pepaya, buah pisang, dan buah apel harus diberikan juga.

Itulah beberapa tips ternak anis kembang yang mungkin bisa menjadi bahan referensi bagi anda yang berminat mengembangbiakkan burung kicau unik yang satu ini (baca: harga anis kembang).

Cara Ternak Anis Kembang Bagi Pemula | Admin | 4.5