Cara Ternak Branjangan Bagi Pemula

Ternak Branjangan || Burung branjangan adalah spesies burung kicau yang memiliki nama latin Mirafra javanica. Burung ini sering ditemukan di padang rumput Australia dan di beberapa negara Asia Tenggara. Kicauan burung branjangan sangat bagus, sangat cocok dijadikan bahan masteran untuk burung kicau (simak: suara branjangan).

branjangan, gambar branjangan, burung branjangan, gambar burung branjangan

via: www.agrobur.com

Ciri-ciri burung ini, bulunya berwarna coklat memiliki garis abu-abu dan trotol (bintik-bintik). Burung branjangan umumnya berukuran antara 10-14 cm dari ujung paruh hingga ekor. Jadi bisa dikatakan ini adalah salah satu burung kecil yang lincah. Burung branjangan juga memiliki kemampuan untuk terbang secara vertikal seperti burung kolibri atau burung madu.

Berternak branjangan bisa dilakukan dengan berbagai metode, diantaranya adalah dengan menggunakan sangkar, dengan menggunakan kandang aviary atau kandang model battery. Beberapa persiapan yang perlu dilakukan untuk ternak branjangan diantaranya adalah:

Mencari induk yang bagus
Mempersiapkan kandang
Mempersiapkan makanan
Penjodohan
Mempersiapkan sarang
Proses pengeraman
Merawat anak burung

Mencari induk burung yang bagus
Induk burung adalah salah satu kunci dalam beternak. Apabila induk burung, baik jantan maupun betina bagus, biasanya hasilnya (anak burung) juga akan bagus. Walau demikian, ada beberapa faktor lain yang juga turut menentukan.

Dalam memilih induk burung branjangan yang bagus, beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah:
Induk burung jantan sebisa mungkin harus sudah berumur 1 tahun lebih atau paling ideal adalah 1,5 tahun. Sedangkan untuk burung betina setidaknya harus berusia 1 tahun. Usia tersebut adalah usia paling ideal karena organ reproduksi kedua burung, jantan maupun betina sudah dalam keadaan sempurna. Indukan burung branjangan yang bagus tentu harganya juga bagus, harga susuai dengan kualitasnya (lihat: harga burung branjangan).

Menjodohkan burung branjangan
setelah Anda menemukan dua induk burung jantan dan betina yang paling pas, selanjutnya kedua burung tersebut harus melalui proses penjodohan sebelum disatukan di sebuah sangkar atau kandang. Prosesnya bisa dilakukan dengan cara: Siapkan 2 sangkar, kemudian menempatkan masing-masing burung ke dalam sangkar tersebut. Lalu dekatkan dan biarkan selama beberapa hari agar burung bisa saling mengenal dan menyukai satu sama lain. Setelah itu, Anda bisa memasukkan ke dua burung tersebut ke dalam sangkar ternak.

Membuat sangkar untuk ternak branjangan
Cara membuat kandang (sangkar) untuk berternak burung branjangan tidak terlalu sulit. Anda bisa menggunakan sangkar yang biasa, atau membeli sangkar yang sudah jadi di penjual burung. Atau, Anda juga bisa membuat kandang untuk ternak branjangan dengan gaya aviary (seperti habitat aslinya).

Selama Proses reproduksi, beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah:

Burung jantan maupun burung betina kedua-duanya sebisa mungkin diberikan pakan yang tepat dan rutin,
Burung juga harus dijemur untuk meningkatkan birahinya dipagi hari ini.
Kedua burung harus diberikan makanan ekstra berupa jangkrik sebanyak 20 ekor setiap hari. Diberikan secara bertahap 10 di pagi hari dan 10 di sore hari.
Makanan extra selanjutnya adalah ulat hongkong, bisa diberikan tiga ekor setiap hari.
Makanan berupa sumber vitamin juga dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas telur burung
Selama proses reproduksi makanan utama untuk burung branjangan adalah biji-bijian.
Kroto hanya diberikan seminggu 3 kali

Selain itu, yang perlu diperhatikan saat proses reproduksi adalah, sarang burung. Sarang sebaiknya berukuran: tinggi 5 cm dengan diameter 15 cm. Selain dengan membuatkan dan mempersiapkan sarang yang sudah jadi, sebenarnya Anda juga tetap bisa menyerahkan urusan tersebut kepada burung branjangan itu sendiri. Yang perlu Anda persiapkan hanyalah jerami-jerami kering. Biarkan burung itu sendiri yang mengatur jerami jerami tersebut untuk dijadikan sebagai sarang.

Kandang (sangkar) harus ditempatkan di tempat yang aman dari predator, tidak mendapatkan banyak gangguan, dan tidak bising atau tidak sering dilalui oleh orang-orang.

Proses pengeraman dan perawatan anak burung
Setelah burung bertelur, biasanya telur tersebut akan dierami oleh induknya selama kurang lebih dua minggu. Setelah telur menetas, Anda harus memberikan perhatian ekstra, bisa juga dengan mengkrodong kandangnya agar bebas dari gangguan seperti tikus, semut, atau binatang-binatang lainnya.

Burung branjangan biasanya akan bertelur 2 hingga 4 butir. Setelah menetas, anak burung bisa tetap diasuh oleh induknya. Namun agar burung lebih mudah besar, Anda juga bisa membantu meloloh anak burung branjangan tersebut.

Sekian sedikit pembahasan mengenai cara ternak branjangan yang bisa kami sampaikan kepada anda, semoga berguna.

Cara Ternak Branjangan Bagi Pemula | Admin | 4.5