Cara Ternak Burung Ciblek Bagi Pemula

ciblek, burung ciblek, gambar ciblek, gambar burung ciblek, ternak burung ciblek

via: lanaya.xyz

Ternak Burung Ciblek || Cara beternak burung ciblek tidak jauh berbeda dengan cara beternak burung kicau yang lainnya. Akan tetapi, selama beternak burung Anda juga harus mewaspadai beberapa masalah yang kadang-kadang muncul. Masalah utama yang paling sering dihadapi oleh para peternak adalah proses penjodohan untuk induk burung. Namun tidak sedikit juga yang mengalami kendala pada saat proses reproduksi berlangsung.

Burung ciblek adalah burung kicau yang terlenal memiliki suara kicauan yang lantang dan tempo cepat (simak: suara ciblek). Untuk menjadikan burung ini bagus dalam berkicau diperlukan perawatan yang bagus pula. Begitu juga untuk mengembangbiakkannya, harus memperhatikan berbagai faktor agar sukses. Bagi pemula yang ingin beternak ciblek, maka harus mencari berbagai referensi terbaik untuk bisa ternak ciblek dengan baik. Agar ternak burung ciblek bisa berhasil, ada baiknya Anda mengikuti beberapa panduan berikut ini.

Beternak burung ciblek
Kenali terlebih dahulu jenis burung ini agar Anda bisa memberikan perhatian dan perawatan yang tepat. Burung ciblek merupakan burung yang lumayan langka terlihat cantik dan membutuhkan perawatan khusus selama ditangkar karena burung ini memiliki kebiasaan yang cukup aneh yaitu membuang telurnya atau anaknya setelah ditetaskan.

Langkah pertama yang akan kita lakukan untuk beternak burung ciblek adalah memilih induk burung yang bagus.

Memilih induk burung ciblek
Mencari induk burung yang bagus, sehat, dan terlihat sempurna, adalah syarat agar bisa mendapatkan kualitas telur dan anakan yang juga bagus. Jika Anda belum tahu bagaimana cara membedakan antara burung jantan dan burung ciblek betina tidak perlu khawatir. Berikut adalah cara membedakannya.

Burung ciblek jantan memiliki paruh berwarna hitam. Sedangkan burung betina paruhnya berwarna putih.
Pada saat masih muda, burung jantan memiliki paruh berwarna putih layaknya burung betina. Hanya saja yang membedakan, ada bagian hitam di ujung paruhnya.

Itu adalah cara paling mudah untuk membedakan antara burung ciblek jantan dan burung ciblek betina. Karena burung ini tergolong sulit untuk ditangkar, Anda dianjurkan mencari burung yang sudah jinak agar lebih mudah diatur, dirawat, dan lebih mudah beradaptasi. Burung yang masih liar biasanya membutuhkan waktu sangat lama dalam proses penjodohan dan seringkali gagal.

Syarat induk burung yang tidak boleh dilupakan adalah, induk burung harus sudah cukup dewasa. Untuk burung jantan sebaiknya berumur 1,5 tahun atau 2 tahun. Sedangkan untuk burung betina minimal umurnya harus 1 tahun. Harga burung tergantung usia, ciblek muda tentu lebih terjangkau dibanding harga ciblek dewasa (lihat: harga burung ciblek).

Cara menjodohkan burung ciblek
Menjodohkan burung ciblek yang akan ditangkap caranya sama persis dengan cara menjodohkan burung kicau lainnya sebelum disatukan dalam satu kandang. Terlebih dahulu tempatkan kedua burung di sangkar yang berbeda kemudian dekatkan sangkar tersebut agar burung mengenal satu sama lain.

Jika burung sudah mulai tertarik, Anda akan melihat tanda-tanda ketertarikan burung tersebut. Diantaranya adalah, burung tersebut akan rajin berkicau sahut menyahut dan sering terlihat berdeket-deketan. Jika kedua burung sudah mulai akrab dan memiliki ketertarikan satu sama lain, barulah Anda bisa menempatkan burung tersebut di dalam satu sangkar (penangkaran).

Hindari menempatkan burung langsung dalam satu sangkar karena apabila belum akrab, biasanya burung tersebut akan bertengkar (fight). Apabila burung tampak sangat agresif dan suka menyerang burung lain, Anda bisa mengurangi agresivitasnya dengan menyemprot burung tersebut menggunakan sprayer.

Cara menaikan birahi burung
Agar kedua burung mau kawin dan bereproduksi, burung tersebut sebaiknya diberikan makanan-makanan yang bisa meningkatkan birahinya. Diantara makanan yang cukup baik dan dianjurkan adalah jangkrik, dan BirdMature.

Membuat kandang untuk ternak burung ciblek
Kandang burung untuk ternak burung ciblek yang disarankan adalah kandang model aviary atau kandang yang modelnya seperti habitat asli burung tersebut. Di dalam kandang, beberapa hal yang sebaiknya disiapkan diantaranya adalah:

Cepuk tempat makan,
Tempat minum,
Kolam air untuk mandi,
Rumput-rumput kering untuk membuat sarang,
Atau Anda juga bisa menempatkan sarang yang sudah jadi. Serta jangan lupa,
Sediakan ranting pohon sebagai tempat bertengger.

Merawat telur dan anak burung ciblek
Apabila perkawinan antara kedua burung berlangsung, tidak akan butuh waktu lama bagi burung betina untuk segera bertelur. Jumlah telurnya biasanya tidak lebih dari 5 butir. Burung betina membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu untuk mengerami telurnya hingga menetas. Namun selama proses tersebut, Anda harus memperhatikan tingkah laku burung dan jangan lupa merawat dan memberikan perhatian agar burung tidak membuang telurnya.

Apabila sudah menetas, perawatan anak burung tetap bisa diberikan kepada induknya selama dua atau tiga minggu sebelum dipisahkan.

Cara Ternak Burung Ciblek Bagi Pemula | Admin | 4.5