Cara Ternak Burung Decu Bagi Pemula

Ternak Burung Decu || Dulu, burung decu adalah satu dari sekian burung kicau yang sering dilombakan. Namun saat ini, burung decu tampaknya mulai tersingkirkan. Burung decu dikenal juga dengan nama decu belang sering ditemukan di beberapa negara Asia seperti Indonesia, Vietnam, Philipina, Pakistan, India, hingga Kazakhstan.

ternak burung decu, gambar decu, gambar burung decu, decu, burung decu

via: planetburung.blogspot.com

Burung ini memiliki postur tubuh yang kecil. Besarnya hampir sama dengan burung kacer. Salah satu ciri khas burung decu adalah, burung ini sering menggoyang-goyangkan ekornya turun naik layaknya burung ciung batu.

Jika Anda tertarik untuk berternak (budidaya) burung decu, berikut adalah panduan yang bisa Anda ikuti.

Sebelum mencari induk burung decu yang akan dijadikan sebagai bakalan, terlebih dahulu Anda harus mengetahui cara membedakan burung decu jantan maupun betina. Dan untungnya, tidak sulit untuk membedakan burung decu jantan dan betina, mengingat warna burung bulu yang dimiliki oleh kedua burung sangat berbeda.

Burung decu jantan memiliki ciri bulu berwarna gelap (hitam) dengan beberapa bagian putih terutama di sayap dan di bawah ekor. Sedangkan untuk burung betina, bulunya terlihat lebih terang berwarna kecoklat-coklatan. Bahkan pada saat masih anakan, burung decu tetap bisa dibedakan. Anak burung decu yang belum dewasa memiliki banyak trotol. Untuk yang jantan tetap menampilkan warna bulu yang cenderung hitam. Sedangkan untuk burung betina terlihat berwarna coklat terang.

Memilih induk burung decu untuk di ternak
Induk burung jantan maupun betina kedua-duanya harus tidak memiliki cacat apapun, memiliki tubuh yang bagus dan proporsional serta sehat. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal berikut ini jika ingin mencari induk burung decu yang baik sebagai bakalan.

Umur burung jantan yang sudah matang biasanya saat burung berusia 2 tahun atau 2,5 tahun. Akan tetapi, Anda tetap bisa mencari burung decu jantan yang akan dijadikan sebagai indukan dengan usia yang lebih muda minimal 1,5 tahun. Sedangkan untuk burung betina, umur minimal untuk dijadikan sebagai indukan adalah 1 tahun. Sedangkan Jika menginginkan yang ideal, Anda harus mendapatkan burung decu betina berumur 1,5 tahun. Induk burung decu yang baik adalah burung decu yang rajin berkicau (gacor) (simak: suara burung decu), tentu harganya lebih agak sedikit mahal dibandingkan dengan indukan burung decu yang biasa (lihat: harga burung decu).

Sebisa mungkin, carilah burung yang berasal dari penangkaran agar lebih muda dijodohkan. Karena burung decu yang berasal dari tangkapan di alam liar biasanya cenderung sulit untuk dijodohkan. Cara menjodohkan burung decu atau setelah mendapatkan indukan yang diinginkan, selanjutnya Anda bisa menjodohkan kedua burung dengan cara:

Sediakan dua sangkar berbeda kemudian masukkan masing-masing burung ke dalam sangkar yang terpisah lalu dekatkan (menempel) untuk memberikan waktu bagi burung agar bisa saling mengenal dan menyukai.

Waktu untuk perjodohan sangat relatif. Bisa berlangsung antara satu minggu hingga 2 minggu atau mungkin lebih.

Agar burung lebih cepat tertarik satu sama lain, Anda bisa menaikkan tingkat birahi kedua burung dengan menggunakan makanan extra.

Makanan ekstra untuk menaikan birahi sebaiknya diberikan lebih banyak kepada burung betina agar burung betina mau mendekati burung jantan.

Ternak burung decu
Setelah burung terlihat berjodoh dan mulai berdekat dekatan, selanjutnya Anda bisa memasukkan kedua burung ke dalam sangkar atau kandang yang telah disediakan. Di dalam sangkar, sebaiknya Anda menyiapkan kotak yang diisi dengan sarang sebagai tempat bertelur. Atau, Anda bisa menyediakan kotak saja kemudian bahan-bahan pembuatan sarang bisa diletakkan di lantai agar setelah kawin, burung bisa membuat sarangnya sendiri di atas kotak yang telah disediakan.

Biasanya induk burung betina akan mulai membuat sarang setelah melalui proses perkawinan. Setelah sarang jadi, burung betina akan bertelur minimal 2 butir dan maksimal 6 butir.

Setelah bertelur, burung akan mengerami telurnya selama kurang lebih 14 hari hingga menetas.

Mengelola anak burung decu
Anak burung decu yang baru ditetaskan harus tetap dirawat oleh induknya. Selama perawatan, induk burung sebaiknya diberikan makan lebih banyak agar bisa sekaligus menyapih makanan pada anaknya. Anak burung decu bisa dipanen atau dipisahkan dari induknya setelah berusia 2 minggu.

Anak burung decu yang masih muda (piyek) bisa diberikan makanan berupa: voer, jangkrik , dan kroto.

Cara Ternak Burung Decu Bagi Pemula | Admin | 4.5