Cara Ternak Burung Kenari Lengkap dari Mulai Sistem Koloni, Monogami hingga Sistem Cabut

vitaminburung

Panduan Cara Ternak Burung Kenari Lengkap dari Mulai Sistem Koloni, Monogami hingga Sistem Cabut

Ternak burung kenari ..Bagi para pecinta burung, kenari termasuk salah satu tipe burung idaman untuk dibudidayakan. Jika Anda termasuk salah satu pecinta burung-burung gacor dan suka ikut kontes, burung kenari bisa jadi salah satu pilihan yang bagus dan menguntungkan. Setidaknya ada tujuh alasan kenapa usaha ternak burung kenari mulai banyak dipilih para pecinta burung.

Kenapa Usaha Ternak Burung Kenari itu Sangat Menguntungkan?

  1. Mudah terangsang

Burung kenari termasuk burung yang bisa cepat naik birahinya. Terutama pejantan. Oleh karena itu, kenari bisa lebih cepat proses perkawinannya. Terlebih jika menggunakan sistem poligami, cara ternak burung kenari bisa lebih menguntungkan.

  1. Suka gacor dan khas suaranya.

Kenari suka berkicau merdu. Apalagi jika yang sudah menang kontes, kicauannya bisa lebih indah dan panjang. Suaranya juga khas.

  1. Mudah dijinakkan

Kenari itu tipe burung yang mudah dijinakkan. Kalau sudah kenal dengan pemiliknya, kenari akan berkicau gacor keras dan panjang saat ada pemiliknya atau saat minta makan.

  1. Mudah beradaptasi

Karena cepat mengenali pemiliknya, burung kenari jadi dikatakan lebih mudah beradaptasi. Meski sering berpindah tangan, kenari juga bisa mengenali lingkungan barunya dengan cepat.

  1. Tidak gampang stres

Kenari lebih tahan dengan perubahan lingkungan. Karena sifatnya yang mudah sekali beradaptasi, kenari juga termasuk tipe burung yang tidak mudah merasa stres. Tidak seperti burung-burung lainnya, kenari pasti akan tetap berkicau nyaring dan gacor.

  1. Peminatnya banyak

Peminat dari burung kenari ini sangat banyak. Anda bisa melihat antusiasnya di berbagai forum maupun grup facebook tentang burung. Sebagian besar alasannya karena suka gacor dan khas.

  1. Harga jual stabil

Alasan kenapa banyak orang sering mencari bagaimana cara ternak burung kenari, jelas karena untung lebih banyak. Harga jual burung kenari relatif stabil di rentang harga yang bisa dikategorikan cukup mahal dibanding burung kicau lainya. Jadi sangat cocok sekali dijadikan sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

 

Jika Anda sudah mulai tertarik untuk mengetahui bagaimana cara ternak burung kenari yang sukses, maka Anda perlu kenal lebih dekat dengan jenis-jenis burung kenari ini. Di pasaran, Anda akan menjumpai jenis kenari lokal, kenari impor, AF, F1, F2, F3 dan YS.

Pahami Dulu Jenis-Jenis Burung Kenari Sebelum Mulai untuk Beternak 

Apa perbedaan jenis kenari lokal, impor, AF hingga YS ini? Penggolongan jenis burung kenari berdasarkan urutan darimana indukan burung ini berasal. Atau bisa dikatakan keturunannya.

  • Burung kenari lokal adalah jenis kenari yang berasal dari lokal dari daerah Indonesia sendiri. Harga burung kenari lokal itu paling murah dibanding jenis kenari lainnya.
  • Burung kenari impor adalah jens kenari yang dibeli dari luar negeri. Harga burung kenari impor merupakan yang paling mahal dari jenis semuanya. Setidaknya ada tiga jenis kenari impor yang paling sering dibeli yakni, kenari Yorkshire (YS), kenari Belgia dan Kenari Gloster.

Untuk jenis-jenis kenari selanjutnya merupakan hasil persilangan antara kedua jenis ini dan turunannya hingga 3-4 keturunan dibawahnya.

  • Persilangan antara kenari lokal dengan kenari impor biasa disebut jenis kenari F1.
  • Persilangan antara kenari lokal dengan kenari F1 disebut kenari AF
  • Persilangan antara kenari lokal dengan kenari AF disebut kenari Lokal Super
  • Keturunan pasangan kenari impor dengan kenari F1 dikenal jenis kenari F2
  • Keturunan pasangan kenari impor dengan kenari F2 dikenal jenis kenari F3
  • Keturunan pasangan kenari impor dengan kenari F3 dikenal jenis kenari F4
  • Keturunan pasangan kenari F1 dengan kenari F1 dikenal dengan jenis kenari AFS.

Jika Anda ingin memulai untuk ternak burung kenari, saya sarankan memilih yang lokal untuk awalan. Disamping perawatan dan penjodohannya relatif mudah, harganya juga murah. Selain itu, Anda juga bisa mengumpulkan pengalaman awal yang penting untuk menambah kepercayaan diri.

Jika sudah paham benar bagaimana cara ternak burung kenari lokal, Anda baru bisa mencoba jenis kenari diatasnya. Bertahap saja.

 

8 Tips Sukses dan Panduan Bagaimana Cara Ternak Burung Kenari untuk Pemula

Cara Ternak Burung Kenari #1 : Pahami kelamin

ternak burung kenari

jenis kelamin burung kenari

Tips paling pertama adalah membedakan jenis kelaminnya. Saat kenari di umur 0-5 bulan, warna bulunya akan mulai keluar. Biasanya jantan memiliki warna lebih terang. Warna didekat kepala juga lebih tajam. Pejantan juga sering gacor nyaring dan panjang. Badan pejantan juga lebih panjang tapi ramping berbeda dengan betina yang lebih berbentuk bulat.

Cara Ternak Burung Kenari #2 : Pahami usia dan birahinya

ternak burung kenari

birahi kenari

Jantan yang siap kawin biasanya berumur minimal 1 tahun dan betina berumur 9 bulan lebih. Ciri-ciri lain jantan yang sudah naik birahinya adalah terlihat jantan jadi hiperaktif, gacor panjang dengan melompat-lompat dan terkadang menabrak-nabrak sangkar. Ini tandanya pejantan yang siap kawin.

Cara Ternak Burung Kenari #3 : Pahami kandang dan perawatan awal

ternak burung kenari

kandang dan perawatan awal kenari

 

Harus butuh sangkar yang luas untuk beternak kenari. Biasanya kandang peternak kenari itu satu box dengan beberapa sekat. Jangan lupa untuk menempatkan sangkar di tempat teduh, jauh dari bising agar nantinya pengeraman lancar. Untuk awal, pisahkan dulu jantan dan betina. Hal ini untuk mempermudah perjodohan nantinya.

Cara Ternak Burung Kenari #4 : Pahami proses perjodohan

ternak burung kenari

proses perjodohan kenari

 

Jika kenari sudah siap kawin, baru mulai perjodohan. Istilahnya perkenalan atau PDKT. Caranya ya didekatkan. Jika perjodohan sukses, betina akan sering disuapi meski beda sangkar. Jantan juga sering berkicau gacor untuk menarik perhatian betina.

Cara Ternak Burung Kenari #5 : Pahami proses perkawinan

ternak burung kenari

proses perkawinan kenari

 

Jika sudah berjodoh, langsung jadikan satu kandang. Ambil si jantan dan langsung masukkan ke dalam sangkar si betina. Lebih baik mulai proses perkawinan saat pagi hari sekitar jam 7-9. Satukan hingga kenari betina bertelur

Cara Ternak Burung Kenari #6 : Pahami proses pengeraman

Setelah bertelur, Anda pastikan kondisi pasangan ini. Jika terlihat betina tidak mau mengeram, bisa jadi karena masih ada pejantan. Jadi pisahkan saja. Tapi bisa jadi juga sebaliknya, jadi awasi terus perlakuan momongan Anda ini.

Cara Ternak Burung Kenari #7 : Pahami proses penetasan telur

Setelah proses pengeraman, di akhir minggu ke-2 telur akan menetas. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan kandang dan menyiapkan makanan dan air.

Cara Ternak Burung Kenari #8 : Pahami perawatan anakan kenari

Anakan yang baru lahir, bisa Anda siapkan air dan telur rebus selama 1 minggu. Jangan buah dan sayur. Anakan bisa mati karena belum bisa mencerna. Jika sudah lewat 7 hari, boleh-boleh saja. Panen burung kenari bisa dilakukan sekitar minggu ke-4. Tandanya, anakan bisa makan telur rebus sendiri dan biji-bijian.

 

Jika Anda melakukan langkah-langkah diatas, harusnya Anda bisa mulai usaha ternak ini dengan mudah. Yang terpenting adalah Anda bisa mengenali bagaimana karakter burung kenari milik Anda sendiri.

3 Cara Ternak Burung Kenari  agar Lebih Untung dan Dapat Anakan yang Bagus

Setidaknya ada tiga cara ternak burung kenari yang paling sering digunakan oleh para peternak di Indonesia saat ini. Pertama, sistem monogami.Yang kedua, sistem cabut dan ketiga, sistem koloni.

Cara Ternak Burung Kenari Menggunakan Sistem Monogami

Satu jantan untuk satu betina. Sistem monogami ini memasangkan satu jantan hanya ke satu betina. Sepasang ini tidak boleh dipisahkan hingga sampai salah satu mabung, sakit atau mati. Baru boleh dipisah. Kelebihan sistem ini adalah induk jantan tidak terlalu dipaksakan tenaga dan birahinya. Bakal anakannya juga lebih sehat dan berkualitas karena dipelihara kedua induknya. Kerugiannya Tidak ekonomis sama sekali.

Cara Ternak Burung Kenari Menggunakan Sistem Cabut

Sistem ini bisa jadi lebih ekonomis. Karena cukup butuh satu jantan untuk beberapa betina. Jad setiap kali jantan sudah kawin ke salahs satu betina, maka pejantan diambil kemudian dikawinkan ke betina lainnya. Proses perkawinan cukup 2-3 kali saja. Kerugian cara ternak ini, jantan bisa drop dan sakit karena tenaga dan birahinya dipaksakan. Saran saya, pastikan untuk selalu periksa kondisi pejantan. Jika perlu berikan vitamin dan antibiotik.

Cara Ternak Burung Kenari Menggunakan Sistem Koloni

Sistem ini menjadikan beberapa jantan dan semua betina jadi satu sangkar. Oleh karena itu, pastikan untuk siapkan sangkar yang cukup luas. Dengan begitu, jantan bisa memilih pasangannya sendiri.  Keunggulannya perawatan lebih praktis dan simpel. Kenari juga jadi lebih sehat dan lincah. Kerugiannya adalah kenari yang agresif bisa berantem dan melukai kenari lainnya. Selain itu jika salah satu kenari sakit, maka penularannya akan sangat cepat. Jadi, sulit mengkontrol kondisi.

Itulah panduan lengkap bagaimana cara ternak burung kenari yang benar dan mudah bagi pemula. Setidaknya dengan mengikuti panduan ini Anda bisa lebih mudah mengerti bagaimana merawat burung kenari Anda dan mempersiapkannya menjadi bakal indukan yang terbaik. Semoga berhasil.

Cara Ternak Burung Kenari Lengkap dari Mulai Sistem Koloni, Monogami hingga Sistem Cabut | Admin | 4.5