Cara Ternak Burung Srigunting Bagi Pemula

Ternak Burung Srigunting || Beternak burung srigunting sangat menjanjikan karena burung ini cukup diminati di Indonesia. Burung srigunting yang memiliki nama latin Dicrurus Hottentottus walaupun banyak diminati namun sayangnya jarang diternak karena sangat mudah mengalami stres. Di alam liar, burung ini sering ditemukan di semak-semak belukar, di hutan mangrove, dan di tepi hutan.

srigunting, burung srigunting, gambar srigunting, gambar burung srigunting, ternak burung srigunting

via: gemahkicau.blogspot.com

Karakter burung ini memiliki kicauan dengan suara yang lantang dan tegas. Suaranya yang keras tersebut sering digunakan untuk mengusir burung lain jika burung srigunting merasa terganggu (simak: suara srigunting).

Di habitat aslinya, burung ini suka melakukan berbagai tingkah yang unik seolah-olah sedang melakukan akrobatik. Tingkahnya tersebut biasanya akan keluar apabila burung tersebut sedang mencari makan berupa serangga-serangga kecil.

Di Indonesia, ada beberapa jenis burung srigunting diantaranya adalah: Srigunting sumatera, Srigunting sulawesi, Srigunting bukit, Srigunting gagak, Srigunting hitam, Srigunting keladi, Srigunting lencana, Srigunting kelabu, Srigunting batu, dan lain-lain,

Mengenal habitat asli burung srigunting
Burung srigunting banyak ditemukan di Australia, dikawasan benua Asia dan termasuk juga di Afrika. Di Indonesia, burung ini banyak ditemukan di Sulawesi, di Sumatera dan di Papua. Ciri-ciri burung ini, srigunting hitam misalnya, ukuran tubuhnya jika sudah dewasa mencapai 29 cm dengan bulu berwarna hitam. Burung srigunting hitam memiliki ekor yang cukup panjang. Ciri-ciri lain, burung ini pada saat belum dewasa biasanya ditandai dengan adanya garis-garis putih pada tubuh bagian bawah. Kakinya juga berwarna hitam begitu juga dengan paruhnya. Sedangkan di bagian mata, burung ini memiliki iris berwarna merah.

Di alam liar, burung srigunting sering ditemukan bertengger di batang-batang atau pohon kecil, sering juga bertengger di kabel.

Budidaya burung srigunting
Menangkar burung srigunting bisa dilakukan dengan mempersiapkan kandang model aviary. Di dalam kandang ternak sebaiknya disiapkan sarang berbentuk cawan (setengah lingkaran). Jika melihat habitat aslinya, burung ini seringkali meletakkan sarangnya di dahan atau ranting pohon yang bercabang secara horizontal dekat sekali dengan permukaan tanah.

Sebelum memasukkan burung jantan dan betina di dalam kandang yang sama, Anda terlebih dahulu setidaknya harus menjodohkan burung tersebut. Terutama apabila dibeli secara terpisah.

Karena Burung ini memiliki beberapa spesies, maka Anda wajib untuk membeli sepasang burung (jantan dan betina) yang berasal dari spesies sama. Pilihlah indukan burung srigunting yang berkualitas, untuk jantan sebaiknya yang sudah jelas gacor dan pandai bernyanyi, tentu harganya agak mengocek kantong (lihat: harga burung srigunting).

Perawatan burung srigunting selama ditangkar
Yang perlu diperhatikan saat beternak burung srigunting adalah pemberian makan di alam liar, burung ini sangat menyukai berbagai jenis serangga. Di alam liar burung srigunting dianggap sebagai salah satu burung culas karena seringkali mengambil serangga hasil burung lain.

Di antara beberapa serangga yang disukai burung srigunting adalah: Belalang, Jangkrik, dan berbagai jenis serangga kecil lainnya, Kroto, Ulat hongkong, Voer, jika burung dibeli dari penangkar.

Pemberian makan untuk satu ekor burung bisa diberikan jangkrik setiap hari 10 ekor. Namun pemberian makan tersebut harus dibagi menjadi dua kali yaitu pada pagi hari dan sore hari.

Agar burung tidak mudah stres pada saat ditangkar, burung tersebut setiap hari harus dimandikan hingga basah kuyup.

Setiap hari Anda harus mengganti air minumnya. Air minum yang diberikan sebaiknya yang sudah direbus atau dimasak.

Cara mengembangbiakkan burung srigunting
Pada umumnya, di habitat aslinya, burung srigunting akan bertelur mulai bulan April hingga bulan Desember. Sekali bertelur burung tersebut akan menghasilkan 2 butir telur. Telur burung ini berwarna putih dengan bintik-bintik berwarna cokelat.

Jika telur sudah menetas, anak burung harus tetap dirawat oleh induknya. Anak burung srigunting bisa dipanen setelah berusia 3 minggu atau 1 bulan.

Cara Ternak Burung Srigunting Bagi Pemula | Admin | 4.5