Cara Ternak Burung Tengkek Bagi Pemula

Ternak Burung Tengkek || Burung tengkek dikenal juga dengan nama burung “raja udang” adalah burung yang suka memakan ikan. Spesies burung tengkek di seluruh dunia lebih dari 90 jenis banyak ditemukan di Australia, Afrika, dan Asia. Ciri-ciri burung ini ukurannya tidak terlalu besar atau bahkan cenderung berukuran kecil. Namun bagian kepala burung ini tampak tidak proporsional dengan ukuran tubuhnya. Burung tengkek memiliki kepala berukuran cukup besar, begitu juga dengan paruhnya tampak besar, runcing, dan panjang. Lehernya pendek, Begitupula dengan kakinya, tidak terlalu panjang.

burung tengkek, tengkek, gambar tengkek, gambar burung tengkek, ternak burung tengkek

via: xcult-xcult.blogspot.co.id 

Burung raja udang memiliki bulu berwarna cerah, variasi antara warna putih, biru, ada juga yang berwarna cokelat kemerah-merahan. Warna bulu burung ini sangat beragam diantara masing-masing jenis.

Karakteristik burung tengkek
Burung ini sering ditemukan tidak jauh dari danau, sungai, kolam, atau secara khusus dekat dari sumber-sumber air walaupun sering juga ditemukan di pedalaman hutan.

Berbagai jenis makanan yang sering diburu oleh burung ini diantaranya adalah: serangga, kodok, dan ikan. Di pohon-pohon, burung ini sering bertengger di ranting-ranting, diam dan berlindung di bawah dedaunan yang rindang agar tidak terlihat oleh buruannya.

Burung tengkek di alam bebas sering membuat lubang di dalam tanah untuk menempatkan sarangnya. Sering juga membuat sarang di tebing-tebing, atau di batang pohon.

Ternak burung tengkek
Di Indonesia, ada kurang lebih 45 spesies burung tengkek yang dikenal. Sebagian besarnya banyak ditemukan di wilayah timur Indonesia seperti di Papua, Maluku, Nusa Tenggara, hingga Sulawesi.
Beberapa jenis burung tengkek diantaranya adalah:

Raja udang yang dikenal juga dengan nama tengkek buto,
Raja udang punggung merah,
Cekakak batu,
Cekakak jawa,
Cekakak belukar,
Pekaka emas,
Cekakak sungai,
Cekakak pita biasa,
Cekakak suci, dan lain-lain.

Jika ingin mengembangbiakkan burung ini, terlebih dahulu Anda harus mencari induk burung jantan maupun betina yang satu spesies. Di Indonesia sendiri, burung tengkek buto adalah yang paling banyak dipelihara. Burung ini sering ditemukan di Maluku Utara. Nama latinnya adalah Eurystomus Orientalis. dalam bahasa asing dikenal sebagai Dollarbird berasal dari keluarga Coracidae.

Karena ada banyak jenis burung tengkek, maka Anda harus menguasai cara untuk membedakan antara burung jantan dan betina dari masing-masing spesies yang ada. Anda harus bisa membedakan antara burung tengkek buto jantan dan betina, atau jika ingin memelihara tengkek biru, Anda juga harus menguasai cara membedakan burung jantan dan betina.

Setelah menentukan jenis burung tengkek yang ingin dipelihara dan dikembangbiakkan, selanjutnya Anda bisa mencari calon induk burung, utamanya membeli breeder atau peternak.

Burung tengkek, terutama tengkek buto sebagian besar diincar oleh para penyuka burung untuk dijadikan sebagai master burung murai batu. Burung tengkek buto yang masih kecil (anakan) harganya lumayan mahal sekitar satu setengah juta atau lebih dari itu perekornya.

Menangkar burung tengkek
Kandang yang cocok untuk ternak burung tengkek adalah kandang mode aviary. Di dalam kandang, Anda bisa menyiapkan sarang berupa pohon yang sudah dilubangi dan diletakkan di bagian belakang kandang digantung di tempat yang tinggi.

Burung jantan dan betina yang baru dibeli bisa langsung dimasukkan ke dalam kandang agar beradaptasi dan mengenal satu sama lain. Di dalam kandang yang perlu dipersiapkan diantaranya adalah; kolam yang diisi dengan air dan sesekali diberikan ikan-ikan kecil.

Jika sudah berjodoh, burung ini akan segera bertelur. Telur yang dihasilkan antara 2 hingga 7 butir. Telur tersebut akan dialami selama kurang lebih 3 minggu.

Perawatan anak burung yang baru ditetaskan bisa diserahkan kepada induknya hingga berusia dua minggu sebelum kemudian dipanen.

Meloloh anak burung tengkek
Jika Anda memutuskan untuk meloloh sendiri anak burung tengkek, Anda bisa memberikannya ikan-ikan Kecil, jangkrik, ulat hongkong, katak, atau kadal yang sudah dipotong-potong. Sebenarnya anak burung tengkek juga bisa diberikan keong mas.

Cara membuat lolohan untuk anak burung tengkek adalah:

Siapkan terlebih dahulu 5 atau 6 butir telur puyuh yang sudah direbus,
50 gram voer,
2 sendok makan kroto,
5 butir minyak ikan,
Grit halus secukupnya, dan,
OrBird.

Untuk mencampurkan semua bahan-bahan di atas, Anda bisa memanfaatkan blender. Campurkan semua bahan kecuali minyak ikan dan OrBird dengan menggunakan blender. Setelah adonan jadi, barulah minyak ikan dan OrBird dicampurkan belakangan kemudian diberikan sedikit air panas lalu diaduk agar lebih encer (baca: harga burung tengkek).

Cara Ternak Burung Tengkek Bagi Pemula | Admin | 4.5