Cara Ternak Cucak Ijo Bagi Pemula

Ternak Cucak Ijo || Burung cucak ijo (chloropsis sonnerati) dikenal juga dengan nama burung cucak hijau sebenarnya bukan keluarga burung cucak-cucakan atau burung merbah. Burung ini sangat berbeda dengan burung cucak jawa atau burung cucak rowo sekalipun. Alasan burung ini dinamakan burung cucak hijau adalah karena sebagian besar tubuhnya didominasi bulu berwarna hijau.

cucak ijo, burung cucak ijo, gambar cucak ijo, gambar burung cucak ijo, ternak cucak ijo

via: merawatburung.com

Burung ini memiliki ciri-ciri; bertubuh sedang memiliki panjang rata-rata 22 cm dari ujung ekor hingga ujung paruh. Habitat burung cucak hijau sebagian besar ditemukan di Semenanjung Malaya, Kalimantan, Bali, Jawa, dan Sumatera. Burung ini sering x ditemukan di perbukitan dan dataran dataran rendah yang memiliki hutan.

Ternak cucak ijo
Jika ingin beternak burung cucak hijau, Anda setidaknya harus memiliki pengetahuan untuk membedakan antara burung jantan dan betina. Karena akan sangat dibutuhkan ketika mencari bakalan (induk) yang akan diternak. Jika Anda belum memiliki pengetahuan mengenai perbedaan antara burung jantan cucak ijo dan burung betina, berikut adalah panduannya.

Burung jantan yang masih berusia dibawah 4 bulan memiliki bulu alis berwarna kuning melingkar di bagian mata. Sebaliknya, burung betina biasanya ditandai dengan alis yang melingkar berwarna putih. Paruh burung jantan berwarna cokelat tua. Burung cucak ijo betina memiliki paruh di bagian bawah berwarna putih.

Jika burung jantan dan betina berumur lebih dari 4 bulan, bulu di bagian leher burung betina biasanya berwarna putih. Sebaliknya, burung jantan akan memiliki bulu dengan trotol-trotol berwarna hitam yang kebanyakan berada di bagian leher atau di bawah paruh.

Memilih induk burung cucak hijau
Agar menghasilkan anak burung yang bagus, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika mencari indukan atau bakalan yang akan digunakan untuk ternak. Diantaranya adalah:

Burung harus bebas dari cacat.
Burung jantan yang bagus ditandai dengan postur tubuh yang panjang dan proporsional. Bentuk kepalanya besar dan mampu bergerak dengan lincah. Mata burung jantan yang bagus biasanya besar dan melotot.
Burung yang bagus memiliki paruh dengan pangkal yang besar, tebal, dan lebar.
Paruh bagian bawah harus lurus. Sebaliknya, hindarilah mencari burung cucak ijo yang akan dijadikan sebagai indukan yang memiliki paruh bengkok.
Perhatikan lubang-hidung burung tersebut. Apabila dekat dengan mata, maka burung tersebut bagus.
Memiliki nafsu makan yang besar dan lincah.
Rajin berkicau (gacor).
Pilihlah burung jantan yang memiliki leher padat dan panjang karena burung dengan ciri-ciri tersebut biasanya memiliki suara yang bagus dan maksimal.

Setelah mendapatkan indukan berupa: burung jantan minimal berusia 2 tahun dan burung betina minimal berusia 1 tahun selanjutnya burung tersebut harus dijodohkan. Caranya adalah dengan menempatkan masing-masing burung di sangkar terpisah, kemudian dekatkan hingga burung tersebut bisa mengenal satu sama lain dan saling tertarik. Setelah itu barulah kedua burung ditempatkan di sangkar yang sama.

Mempersiapkan sangkar ternak burung cucak ijo
Ada dua opsi sangkar atau kandang yang bisa digunakan untuk beternak burung cucak ijo diantaranya adalah:

Sangkar bulat. Menangkar burung cucak ijo untuk dibudidayakan, yang pertama bisa dengan memanfaatkan sangkar berbentuk bulat berdiameter minimal 35 cm. Untuk tempat bertengger sebaiknya gunakan kayu asam dengan diameter yang paling ideal adalah 1,5 cm.
Sangkar kotak. Selain menggunakan sangkar bulat, sangkar kotak juga bisa digunakan untuk berternak burung cucak ijo. Ukurannya yang paling ideal minimal panjang 45 cm, lebar 45 cm, dan tinggi 60 cm.

Perawatan dan pakan
Makanan yang diberikan ketika membudidayakan burung cucak ijo diantaranya adalah:

Voer
Buah-buahan segar seperti buah pepaya, buah pisang kepok putih, buah apel, buah tomat, dan buah pir.
Extra Food berupa: ulat Hongkong, ulat bambu, belalang, kroto, orong-orong, jangkrik, dan kelabang.
Multivitamin dan mineral juga dianjurkan untuk diberikan kepada burung cucak ijo. Pakan yang mengandung protein, karbohidrat serta multivitamin harus diberikan.

Pemberian Extra Food seperti kroto sebaiknya tidak diberikan terlalu banyak, maksimal 2 x seminggu sebanyak 1 sendok teh. Sedangkan buah-buahan sebaiknya diberikan secara rutin setiap hari secara bervariasi (baca: harga cucak ijo).

Cara Ternak Cucak Ijo Bagi Pemula | Admin | 4.5