Cara Ternak Cucak Jenggot Bagi Pemula

Ternak Cucak Jenggot || Cara ternak burung cucak jenggot sedikit berbeda dengan burung kicau pada umumnya. Burung ini biasanya di ternak di luar rumah yang kandangnya harus mendapatkan sinar matahari yang cukup. Burung cucak jenggot tidak begitu menyukai cuaca panas. Sebaliknya, cuaca yang sejuk dengan suhu rata-rata berkisar antara 15 hingga 20 derajat Celcius adalah yang paling ideal.

cucak jenggot, burung cucak jenggot, gambar cucak jenggot, gambar burung cucak jenggot, ternak cucak jenggot

via: situsburung.com

Ketika mengembangbiakan burung cucak jenggot, kandang sebaiknya ditempatkan di tempat yang tenang dan tidak banyak dilalui oleh orang. Selain itu, kebersihan kandang juga harus selalu dijaga. Sangat tidak dianjurkan mengembangbiakan burung cucak jenggot di tempat yang terlalu ramai atau dekat dengan pabrik.

Ternak burung cucak jenggot
Burung cucak jenggot adalah endemik asli Indonesia. Burung ini banyak ditemukan di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Keunggulan burung ini yaitu memiliki suara dengan tembakan yang mantap. Sebagian besar pencinta burung kicau lebih suka menjadikan burung cucak jenggot sebagai burung masteran.

Seperti biasa, untuk beternak burung terlebih dahulu kita harus memilih induk yang paling tepat dan yang paling bagus karena apabila memiliki induk yang bagus, biasanya anak burung yang dihasilkan pun akan bagus.

Mencari indukan untuk ternak cucak jenggot
Beberapa syarat yang perlu diperhatikan ketika memilih induk burung diantaranya adalah:

Kedua burung baik jantan maupun betina harus bebas dari cacat.
Burung jantan dan betina harus sehat dan lincah.
Kedua burung sebisa mungkin carilah yang jinak agar lebih mudah ditangkar dan lebih muda dijodohkan.
Carilah burung yang rajin berkicau atau gacor.
Untuk burung jantan yang ideal dijadikan sebagai indukan adalah yang sudah berusia diatas 1,5 tahun. Sedangkan untuk burung betina minimal harus berusia 8 bulan atau yang paling ideal diatas satu tahun.

Membuat kandang ternak cucak jenggot
Seperti telah disampaikan di bagian atas, burung cucak jenggot sangat dianjurkan untuk diternak di tempat-tempat yang sepi dan tenang. Selain itu, cuaca yang sejuk dan sinar matahari yang cukup adalah syarat lain yang harus dipenuhi.

Ukuran kandang untuk ternak burung cucak jenggot sebaiknya yang berukuran cukup besar. Minimal lebar 150 cm, panjang 150 cm, dan tinggi 200 cm. Karena cuaca di Indonesia cukup panas, maka sebaiknya kandang burung untuk ternak dibuatkan atap agar lebih teduh. Di dalam kandang beberapa hal yang perlu disiapkan diantaranya adalah:

Ranting pohon sebagai tempat untuk nangkring burung.
Wadah untuk makanan dan minuman (cepuk).
Kolam untuk mandi burung.
Sarang untuk tempat bertelur.

Cara menjodohkan indukan burung cucak jenggot
Setelah mendapatkan indukan yang bagus, selanjutnya Anda harus menjodohkan kedua induk burung tersebut sebelum disatukan di dalam kandang. Cara menjodohkan burung sebenarnya tidak terlalu sulit apalagi jika Anda mendapatkan burung yang memang sudah jinak.

Terlebih dahulu tempatkan kedua burung disangkar yang terpisah. Pertama, burung betina bisa dimasukkan ke dalam kandang ternak yang sudah disiapkan. Sedangkan untuk burung jantan tempatkan saja di sangkar kemudian dekatkan sangkar dan kandang agar burung bisa saling mengenal.

Proses penjodohan burung biasanya berlangsung cukup lama antara dua minggu hingga 3 minggu. Setelah burung mulai tertarik satu sama lain dan setelah burung mulai terlihat terbiasa dengan kondisi lingkungan disekitarnya, barulah Anda bisa menyatukan kedua burung tersebut di dalam sangkar (kandang) yang akan digunakan untuk beternak.

Perawatan dan makanan
Selama proses pengembangbiakan, makanan dan perawatan harus diperhatikan. Burung cucak jenggot harus diberikan voer yang memiliki kadar protein antara 12%-18%. Extra Food yang diberikan untuk menaikkan birahi burung bisa berupa: jangkrik, ulat Hongkong, kroto, atau belalang. Jumlah extra food berupa jangkrik yang akan diberikan kepada burung sebaiknya berjumlah 4 ekor, dengan pembagian 2 ekor di pagi hari dan 2 ekor di sore hari.

Sebagai makanan tambahan, dan sebagai sumber vitamin serta mineral, jangan lupa memberikan burung cucak jenggot makanan berupa buah-buahan seperti:

Buah pepaya,
Buah pisang,
Tomat,
Buah apel, dan,
Buah pir.

Merawat telur dan anak burung
Setelah burung kawin dan bertelur, biasanya burung betina akan mengerami telur tersebut selama kurang lebih 15 hari atau dua minggu setelah telur menetas, anak burung bisa diberikan makanan berupa voer yang sebaiknya diencerkan dengan menggunakan air hangat terlebih dahulu (baca: harga cucak jenggot).

Cara Ternak Cucak Jenggot Bagi Pemula | Admin | 4.5