Cara Ternak Jalak Nias Bagi Pemula

Ternak Jalak Nias || Burung jalak nias yang memiliki nama Latin Acridotheres Tristis adalah salah satu jenis burung jalak yang banyak dipelihara di Indonesia dan banyak disukai oleh para pencinta burung kicau, karena burung ini pandai menirukan suara burung lain sehingga cocok untuk di-master. Selain bisa menirukan suara burung, burung jalak nias juga bisa menirukan suara manusia akan tetapi tidak selihai burung beo.

jalak nias, burung jalak nias, gambar jalak nias, gambar burung jalak nias, ternak jalak nias

via: burung.id

Burung ini hanya bisa menirukan kata-kata pendek dan harus dilatih secara intensif. Burung yang aslinya berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara ini adalah burung yang cerdas namun seringkali dianggap sebagai pengganggu oleh para petani.

Cara budidaya burung jalak nias
Cara beternak burung jalak nias, terlebih dahulu Anda harus mempersiapkan induk burung. Anda bisa mencari induk burung jalak nias dari para peternak. Sebisa mungkin, Pilihlah burung yang sehat dan tidak cacat. Jika dibeli secara terpisah, burung tersebut terlebih dahulu harus di jodohkan seperti menjodohkan burung burung kicau lainnya.

Menjodohkan burung jalak nias bisa dilakukan dengan menempatkan burung di sangkar yang berbeda. Setelah itu sangkar tersebut harus didekatkan agar burung bisa berinteraksi dan saling mengenal. Jika burung tampak akrab dan sering berdekat-dekatan, maka itu tandanya bahwa burung jalak nias sudah mulai saling menyukai satu sama lain. Jika sudah memunculkan ciri-ciri tersebut, Anda bisa memasukkan burung jalak nias jantan dan betina ke dalam kandang ternak yang sudah disediakan.

Membedakan jenis kelamin jantan dan betina burung jalak nias
Ketika akan mencari induk burung, Anda harus tahu bagaimana cara membedakan burung jalak nias jantan dan betina. Jika anda belum berikut adalah panduan cara membedakannya.

Suara. Suara burung jalak nias jantan lebih gacor atau lebih aktif berkicau dibandingkan dengan burung betina.
Warna bulu. Warna bulu burung jalak nias jantan lebih mengkilat dan lebih rapi dibandingkan dengan bulu burung betina yang cenderung kusam.
Bentuk kepala. Ciri-ciri burung jalak nias jantan bisa dilihat dari bentuk kepalanya yang lebih tipis apabila dibandingkan dengan burung betina yang cenderung lebih bulat.
Jambul. Burung jantan memiliki jambul di kepalanya. Sedangkan burung betina tidak terdapat jambul di sekitar kepala.
Gerakan kepala saat berkicau. Burung jantan saat berkicau biasanya akan mengangguk-anggukkan kepalanya. Sebaliknya, burung betina biasanya tidak melakukan kebiasaan tersebut.

Mempersiapkan kandang ternak burung jalak nias
Kandang ternak untuk burung jalak nias bisa dibuat dengan menggunakan kawat ram. Model kandang ternak yang sering digunakan untuk membudidayakan burung ini adalah model aviary. Di dalam kandang, sebaiknya disediakan tempat untuk bersarang, bisa berupa pohon yang sudah dilubangi atau sarang bisa juga ditempatkan di tempat khusus seperti di dalam glodok tanpa pintu. Sarang burung jalak nias terdiri atas rumput-rumput kering, sampah, bulu-bulu dan dedaunan.

Merawat burung jalak nias
Perawatan harian burung ini tidak lepas dari pemberian makan secara rutin berupa serangga. Diantara berbagai jenis serangga yang disukai oleh burung jalak nias adalah: belalang, laba-laba kecil, hingga jangkrik. Namun sebenarnya jalak nias juga menyukai beberapa makanan lain seperti; udang, reptil-reptil kecil, biji-bijian, buah-buahan, beras, dan kadang-kadang oleh para peternak diberikan juga roti atau nasi.

Perawatan burung ini tidak jauh berbeda dengan cara merawat burung jalak kerbau. Burung jalak nias juga suka mandi walaupun hidupnya sedikit jorok dibandingkan dengan burung-burung lain. Beberapa jenis buah-buahan yang disukai oleh burung ini diantaranya adalah buah pepaya dan buah pisang. Namun buah-buahan tersebut sebaiknya tidak diberikan terlalu sering, buah-buahan sebaiknya diberikan antara 2 hingga 3 hari sekali.

Merawat anak burung jalak nias
Jika burung jalak nias yang Anda persiapkan berjodoh, kemungkinan besar burung tersebut akan segera kawin dan menghasilkan telur sekitar 4 hingga 6 butir. Telur tersebut biasanya akan dialami selama kurang lebih 18 hari.

Setelah telur menetas, anak burung sebaiknya tetap dirawat oleh induknya hingga berusia 3 minggu, setelah itu baru kemudian dipisahkan. Anak burung yang sudah berusia 25 hari atau 1 bulan biasanya sudah bisa mandiri, bisa makan sendiri dan bisa terbang (baca: harga jalak nias).

Cara Ternak Jalak Nias Bagi Pemula | Admin | 4.5