Cara Ternak Jalak Suren Bagi Pemula

Ternak Jalak Suren || Beternak burung kicau tidak hanya bisa dijadikan sebagai media untuk menyalurkan hobi, melainkan juga bisa mendatangkan untung. Ada berbagai jenis burung kicau yang mulai langka di alam liar dan banyak ditangkar atau dikembangbiakan oleh para peternak diantaranya adalah burung lovebird, burung murai batu, burung kacer, burung kenari, hingga burung jalak suren.

jalak suren, burung jalak suren, gambar jalak suren, gambar burung jalak suren, ternak jalak suren

via: manukgacor.com

Ngomong-ngomong soal burung jalak suren, burung ini memiliki banyak penggemar di Indonesia. Burung kicau ini memiliki nama Latin sturnus contra. Di Indonesia sendiri, ada beberapa burung jalak suren yang dikenal berdasarkan asalnya seperti: jalak suren sumatera, jalak suren malaysia, jalak suren kalimantan, hingga jalak suren jawa.

Jalak suren sangat langka di alam liar dan termasuk salah satu jenis burung yang hampir punah. Sehingga, apabila ingin beternak burung jalak suren atau memelihara burung ini, Anda diharuskan untuk meminta izin terlebih dahulu kepada pemerintah.

Harga burung jalak suren terkenal fantastis. Anak burung Jalak Suren yang baru mulai belajar nangkring biasanya dihargai minimal Rp600.000 per pasang. Sedangkan burung yang sudah berusia 3 bulan biasanya dihargai 700.000 per pasang. Jika sudah dewasa, misalnya berusia 1 tahun lebih, biasanya burungjalaksuren terpasang akan dihargai sekitar satu juta Rp500.000.

Ternak burung jalak suren
Cara beternak burung jalak suren tidak jauh berbeda dengan cara beternak burung yang lain. Yang pertama yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan induk burung terlebih dahulu dan juga sangkarnya atau kandang tempat beternak.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, untuk mendapatkan induk burung jalak suren, Anda bisa membeli sepasang burung jalak suren. Akan tetapi, kadang-kadang, sepasang burung jalak suren belum tentu memiliki jenis kelamin yang berbeda sehingga Anda harus memiliki pengetahuan seputar cara membedakan burung jantan dan betina.

Cara membedakan burung jalak suren jantan dan betina
Anak burung jalak suren yang jantan biasanya bentuk kepalanya sedikit menonjol. Sedangkan anak burung Jalak Suren betina berkepala lebih tirus atau lebih kecil tanpa tonjolan. Ciri-ciri burung jalak suren yang berjodoh biasanya kedua burung tersebut suka berdekat dekatan atau saling sahut-menyahut ketika Berkicau.

Membuat kandang ternak burung jalak suren
Kandang burung jalak suren bisa berukuran minimal 1 meter x 1 meter dengan tinggi 1 meter. Namun jika Anda memiliki lahan yang lebih luas, maka membuat kandang yang lebih besar akan lebih baik mengingat burung ini juga berukuran lumayan besar.

Untuk dinding kandang bisa dibuat dari batako atau batu bata biasa. Tidak perlu diplester agar kelembaban di dalam kandang tetap terjaga. Sedangkan untuk bagian depan, Anda bisa membuat pintu dan dinding dengan menggunakan bahan-bahan berupa kayu dan kawat ram.

Di dalam kandang sebaiknya disediakan ranting atau kayu yang bisa digunakan sebagai tempat bertengger burung. Kemudian tempatkan juga kotak yang terbuat dari kayu atau triplek berukuran 25 cm x 25 cm x 35 cm sebagai tempat bersarang. Perlengkapan lain yang harus ada di dalam kandang diantaranya adalah keramba tempat mandi burung.

Merawat burung selama diternak
Selama burung diternak, perhatikan kebutuhan makanan burung jalak suren tersebut. Makanan utama berupa voer yang bisa ditambahkan dengan makanan extra seperti: ulat Hongkong, pisang kepok, dan jangkrik.

Merawat anak jalak suren
Jika burung jalak suren sudah bertelur dan menetas, perawatan akan diserahkan kepada induknya hingga burung tersebut berusia 1 bulan. Setelah itu barulah bisa dipanen dan diloloh sendiri. Anak burung bisa diloloh dengan menggunakan voer yang diencerkan dengan air matang yang hangat (baca: harga jalak suren).

Cara Ternak Jalak Suren Bagi Pemula | Admin | 4.5