Cara Ternak Kenari Bagi Pemula

Ternak Kenari || Burung kenari adalah salah satu burung yang berasal dari luar negeri. Burung kenari yang ada di Indonesia biasanya diimpor dari Belanda. Burung kenari sebenarnya berasal dari Kepulauan Canary sehingga dinamakan burung kenari. Burung ini tidak ada sangkut-pautnya dengan buah kenari. Walaupun memiliki nama yang sama.

kenari, burung kenari, gambar kenari, gambar burung kenari, ternak kenari

via: capebanget.xyz

Peminat burung kenari di Indonesia cukup banyak sehingga harganya relatif stabil (lihat: harga kenari). Itu adalah salah satu alasan mengapa banyak orang yang kemudian menangkar dan membudidayakan burung kenari. Selain itu, burung kenari adalah burung kicau yang bersuara bagus dan merdu (simak: suara kenari), sehingga pemintanya sangat banyak sekali. Bagi Anda yang berminat untuk beternak burung kenari, berikut adalah caranya.

Mencari induk burung kenari yang bagus
Langkah pertama yang harus Anda lakukan jika ingin beternak burung kenari adalah mencari induk burung yang akan dijadikan sebagai bakalan. Induk burung jantan maupun betina kedua-duanya harus bagus.

Cara mendapatkan induk burung yang bagus antara lain:

#Kedua burung harus bebas dari cacat atau memiliki kondisi fisik yang sempurna.
#Burung yang bagus ditandai dengan bulu yang bersih dan sehat.
#Sebaiknya cari burung yang sudah dewasa. Burung jantan minimal berusia 10 bulan. Sedangkan untuk burung betina minimal harus berusia 8 bulan.
#Jika ingin burung mudah berjodoh, carilah burung yang sedang birahi tinggi.
#Untuk membedakan antara burung jantan dan betina, berikut adalah caranya.
#Burung jantan ditandai dengan suara kicauan yang nyaring.
#Memiliki tubuh yang lebih ramping dan panjang dibandingkan dengan burung betina.
#Posisi dubur sedikit menonjol dan berada lebih tinggi dibandingkan dengan burung betina.
#Sebaliknya, burung betina memiliki dubur yang tidak terlalu menonjol atau datar datar saja.
#Bunyi burung betina juga tidak terlalu nyaring dan terkesan patah-patah atau putus-putus.
#Tubuh burung betina lebih bulat dan memiliki leher yang pendek.

Menjodohkan burung kenari
Burung kenari yang sudah dibeli terlebih dahulu harus dijodohkan sebelum disatukan di dalam kandang ternak. Cara menjodohkan burung kenari hampir sama dengan cara menjodohkan burung kicau lainnya yang dibeli secara terpisah. Yaitu, Anda bisa menempatkan kedua burung tersebut di sangkar yang berbeda kemudian rekatkan sehingga burung tersebut menyukai satu sama lain. Agar burung lebih cepat tertarik, Anda harus menaikkan birahi burung tersebut dengan memberikannya makanan ekstra.

Setelah burung terlihat berjodoh dan menyukai satu sama lain, barulah Kedua burung bisa dimasukkan ke dalam sangkar atau kandang untuk ternak. Burung kenari ini juga akan lebih mudah berjodoh apabila rajin dijemur selama kurang lebih satu setengah jam di pagi hari serta sering diberikan pakan berupa telur yang sudah direbus, buah apel atau sayuran.

Cara membuat kandang ternak burung kenari
Kandang ternak burung kenari bisa terdiri atas sangkar yang berukuran besar untuk menampung kedua burung agar burung leluasa dalam bergerak. Di dalam sangkar sebaiknya disediakan keranjang setengah lingkaran yang berisi sarang burung. Kemudian, tempatkan juga cepuk untuk minum dan makan burung.

Merawat burung yang ditangkar
Burung kenari yang di tangkar untuk dibudidayakan, salah satu cara merawatnya adalah dengan rajin memberikannya makanan berupa:

Canary seed.
Sawi ijo.
Sawi putih.
Millet.
Biji sawi.
Buah apel.
Dan, mentimun.
Sebagai sumber tambahan vitamin dan mineral, burung juga bisa diberikan telur rebus misalnya telur puyuh atau telur ayam biasa.

Merawat anak burung kenari
Setelah burung kawin rumah biasanya, burung betina akan menghasilkan telur sebanyak 3 hingga 4 butir. Telur tersebut akan dialami selama dua minggu. Yang perlu diperhatikan, selama mengerami burung sebaiknya tidak dijemur. Selama burung betina mengerami telurnya, Anda bisa memberikan makanan seperti biasa berupa biji-bijian, sayuran maupun buah-buahan dan telur dua kali seminggu.

Setelah telur menetas sama anak burung sebaiknya tetap dirawat oleh induknya hingga berusia 4 minggu. Sebelum berusia satu minggu, anak burung sebaiknya tidak diberikan sayur-sayuran melainkan berikan saja biji-bijian, buah apel, dan telur rebus.

Cara Ternak Kenari Bagi Pemula | Admin | 4.5