Cara Ternak Lovebird Bagi Pemula

Ternak Lovebird || Bagi Anda yang tertarik untuk memelihara burung atau untuk beternak burung, salah satu jenis burung yang sangat mudah ditangkar adalah burung lovebird. Selain mudah di pelihara, burung ini juga terkenal laris manis di pasaran dan harganya pun cukup menggiurkan (lihat: harga lovebird).

lovebird, burung lovebird, gambar lovebird, gambar burung lovebird

via: atmokanjeng.wordpress.com

Burung lovebird sendiri sebenarnya memiliki jenis yang bermacam-macam. Begitu juga dengan warna bulunya. Namun kebanyakan peternak biasanya mengawinkan antara satu jenis burung lovebird dengan burung lovebird lainnya sehingga menghasilkan variasi burung lovebird yang baru.

Cara beternak burung lovebird
Hal pertama yang harus Anda lakukan jika ingin beternak burung lovebird adalah mencari induk burung lovebird. Induk jantan maupun betina bisa dipilih sesuai dengan selera. Namun yang perlu Anda tahu adalah, burung ini bisa dikawinkan dengan metode silang. Namun anjuran bagi Anda para pemula yang ingin beternak burung lovebird sebaiknya mencari burung lovebird original atau yang satu jenis.

Jenis burung ini merupakan burung yang setia sehingga, walaupun ada banyak pasangan burung lovebird yang diletakkan di dalam satu kandang, burung yang sudah berjodoh biasanya tidak akan melirik burung betina lainnya.

Burung jantan dan burung betina biasanya memiliki ciri-ciri fisik yang kurang lebih sama. Sehingga, untuk membedakan antara jantan dan betina salah satu caranya adalah dengan menanyakan langsung jenis kelamin burung tersebut kepada penjualnya. Jika Anda ingin membekali diri dengan pengetahuan seputar cara membedakan burung lovebird jantan dan betina, Anda bisa mengikuti beberapa panduan berikut ini.

Cara membedakan burung jantan dan betina:

Burung lovebird jantan ditandai dengan ukuran kepala yang lebih kecil dibandingkan dengan burung betina. Akan tetapi, perlu Anda ketahui juga bahwa ciri-ciri berikut ini sangat relatif.
Bodi burung jantan lebih kerempeng dibandingkan dengan burung betina yang terlihat lebih berisi.
Bentuk ekor burung jantan seperti Huruf “V”.
Saat bertengger, burung jantan memiliki kaki kaki yang lebih rapat dibandingkan dengan burung betina.
Burung jantan terlihat gesit dan agresif.
Saat berkicau, kekekan-nya lebih pendek dibandingkan dengan burung betina.

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih induk burung lovebird diantaranya adalah:

Burung harus bebas dari cacat.
Terlihat sehat dan memiliki bulu yang bagus.
Umur burung, baik jantan maupun betina sebaiknya lebih dari 1 tahun. Karena burung ini biasanya sudah terhitung dewasa apabila berusia 8 bulan.

Cara menjodohkan burung lovebird
Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa burung lovebird sebenarnya merupakan burung setia sehingga walaupun ada beberapa pasang yang diletakkan di dalam satu kandang, burung tersebut tetap akan setia dengan pasangannya yang ada.

Untuk menjodohkan burung lovebird caranya cukup mudah, yaitu dengan memasukkan burung tersebut ke dalam kandang yang sama. Akan tetapi, burung betina sebaiknya dimasukkan terlebih dahulu agar terbiasa dan bisa beradaptasi dengan lingkungan setelah itu barulah Anda memasukkan burung jantan setelah dua atau tiga hari.

Karena proses penjodohan ini belum tentu berhasil, ada baiknya Anda mempersiapkan beberapa burung jantan maupun betina untuk dilihat hasilnya. Biasanya burung yang terdekat-dekatan adalah burung yang menyukai satu sama lain. Akan tetapi, kadang-kadang burung yang berdekatan tersebut bisa saja berjenis kelamin sama.

Jadi, pastikan Anda memberikan tanda berupa warna untuk membedakan antara burung jantan dan betina. Burung yang terlihat berjodoh sebaiknya ditempatkan disangkar yang terpisah. Selama penjodohan, agar birahi burung mudah naik sehingga cepat mau kawin, Anda harus memberikan extra food.

Kandang ternak burung lovebird
Kandang untuk ternak burung lovebird sebaiknya berukuran minimal 40 cm x 40 cm x 40 cm atau yang lebih besar. Di dalam kandang sebaiknya disediakan sarang sebagai tempat untuk bertelur di tempat sarang tersebut bisa terbuat dari kotak berukuran 20 cm x 25 cm x 25 cm. Anda juga bisa membuat ukuran kandang atau sangkar yang lebih besar.

Di dalam kotak untuk sarang sebaiknya disediakan rumput-rumput kering, sobekan sobekan kain, sobekan-sobekan kertas, ranting-ranting, dedaunan dan serbuk kayu.

Merawat anak burung lovebird
Burung lovebird yang berjodoh biasanya akan segera kawin dan bertelur setelah telur menetas, anak burung kadangkala diabaikan oleh induknya sehingga Anda harus meloloh sendiri anak burung tersebut. Namun jika induk burung mau merawat anaknya, maka Biarkan saja induk burung lovebird merawat anak anaknya. Jika merawat sendiri anak burung, ada baiknya Anda menggunakan pakan berupa Bubur Sun atau bubur instan yang sudah diencerkan.

Cara Ternak Lovebird Bagi Pemula | Admin | 4.5