Cara Ternak Burung Tledekan Bagi Pemula

Ternak Tledekan || Burung tledekan adalah burung kicau yang saat ini yang mulai langka dikalangan peternak dan pencinta burung serta sulit ditemukan di alam liar. Untuk menjaga kelestarian burung ini, maka dibutuhkan kesadaran para peternak untuk menangkarnya.

tledekan, burung tledekan, gambar tledekan, gambar burung tledekan, ternak burung tledekan, ternak tledekan

via: www.agrobur.com

Di kalangan para pencinta burung kicau, burung tledekan saat ini memang mulai terpinggirkan seperti halnya burung cucak rowo. Hal tersebut terjadi karena perlombaan untuk burung tledekan semakin jarang digelar.

Dahulu kala di tahun 1990-an burung tledekan adalah salah satu burung lomba yang paling banyak peminatnya karena burung ini memiliki kicauan yang mantap dan suara yang bagus (simak: suara tledekan).

Mengenal burung tledekan
Burung tledekan berukuran sedang-sedang saja, ukuran maksimal tubuhnya apabila sudah dewasa sekitar 20 cm. Warna bulunya cukup beragam, banyak didominasi oleh warna putih kecoklat-coklatan, biru, dan orange.

Burung tledekan banyak ditemukan di Asia, terutama di Asia Tenggara. Diantara beberapa negara tersebut adalah; Cina, Kamboja, Thailand, Myanmar, Buthan, dan Malaysia. Di Indonesia, burung tledekan banyak ditemukan di Pulau Jawa dan di Pulau Sumatra.

Di habitat aslinya, burung yang berukuran sedang ini sering ditemukan berada di hutan tropis atau hutan subtropis yang memiliki sungai dan bersuhu lembab.

Memilih induk tledekan
Untuk beternak tledekan, terlebih dahulu kita harus mempersiapkan induk burung yang bagus. Baik burung jantan maupun burung betina, kedua-duanya harus bebas dari cacat, memiliki suara yang bagus, kencang, dan bergetar. Ciri-ciri tledekan dengan spesifikasi tersebut tentu harganya agak lebih mahal dibandingkan dengan tledekan yang biasa (lihat: harga burung tledekan).

Ciri-ciri lain burung tledekan yang bagus adalah yang memiliki penampilan fisik sempurna, tidak mudah merasa terganggu dan reaktif apabila melihat burung lain: tledekan yang bagus untuk dijadikan indukan harus memenuhi syarat-syarat diatas. Selain itu, syarat-syarat dibawah ini juga sebaiknya dipenuhi. Burung jantan harus memiliki bulu dengan warna cerah, terlihat rapi dan berkilau. Paruh burung harus terlihat tebal, tubuh panjang, leher lebar dan kepala besar, memiliki mata yang melotot, tidak berair, dan terlihat jernih.

Kicauan burung harus didengarkan juga. Burung yang memiliki nafas panjang, memiliki kicauan yang kencang, speed rapat, dan penuh getaran adalah ciri-ciri burung yang bagus untuk dijadikan indukan.

Membuat kandang ternak tledekan
Karena burung ini ukuran tubuhnya tidak terlalu besar, maka kandang ternak berukuran 1 m X 1 m X 1,5 m atau yang lebih besar, ukuran tersebut sudah cukup untuk menangkar burung tledekan.

Di dalam kandang sebaiknya disiapkan kotak sarang yang bisa dibuat dari bahan seperti triplek. Kemudian wadah pakan dan wadah minuman juga harus disediakan. Menurut pengalaman, kotak sarang sebaiknya disediakan lebih dari 1 agar burung tersebut bebas memilih sesuai dengan yang diinginkannya.

Di dalam kandang tersebut beberapa bahan sarang juga sebaiknya disediakan di antaranya adalah.: jerami, cemara kering, dan rumput-rumput kering.

Merawat burung tledekan yang dibudidayakan
Membudidayakan burung tledekan agar bisa berhasil, selama ditangkar harus dirawat dengan baik. Kebersihan kandang harus benar-benar diperhatikan dan pemberian makan secara teratur juga harus dilakukan.

Beberapa jenis makanan yang disukai oleh burung tledekan diantaranya adalah: cacing tanah, kroto, voer, dan jangkrik.

Cara menjodohkan induk burung tledekan
Sebelum dimasukkan ke dalam satu kandang, induk burung yang Anda dapatkan harus terlebih dahulu dijodohkan, terutama apabila dibeli secara terpisah. Cara menjodohkan burung tledekan sebenarnya tidak terlalu sulit. Yang perlu Anda lakukan adalah mempersiapkan dua sangkar, kemudian tempatkan masing-masing burung di sangkar tersebut Lalu dekatkan selama beberapa hari hingga burung tampak saling menyukai.

Burung yang berjodoh akan ditandai dengan tingkah laku burung yang sering berdekat-dekatan. Agar burung mudah berjodoh, sebaiknya rajin diberikan makanan extra berupa voer yang mengandung protein sekitar 12℅ hingga 18%.

Saat dimasukkan ke dalam kandang yang sudah disediakan, kedua burung harus tetap diamati. Jika kedua burung tampak akrab, maka kemungkinan besar burung tersebut akan segera kawin. Namun jika masih belum akrab, ada baiknya Anda melanjutkan proses penjodohan dengan menggunakan dua sangkar yang berbeda.

Merawat anak burung tledekan
Jika sudah berjodoh dan kawin, induk burung tledekan akan segera bertelur. Biasanya jumlah telur yang dihasilkan antara 4 hingga 6 butir. Telur tersebut akan dierami selama kurang lebih 12 hari, atau maksimal hingga 2 minggu.

Anak burung yang masih kecil tetap harus di rawat oleh induknya selama 2 minggu sebelum kemudian dipanen dan ditempatkan ditempat tersendiri. Tempat tersebut harus hangat. Untuk menghangatkan anak-anak burung, Anda bisa memanfaatkan bohlam 5 watt.

Anak burung yang sudah dipisahkan harus di loloh dengan makanan racikan berupa; campuran kroto dan voer yang di lembutkan menggunakan air hangat secukupnya. Meloloh anak burung bisa dilakukan hingga burung berusia kurang lebih 25 hari. Setelah berusia 25 hari atau 1 bulan, anak burung umumnya sudah bisa makan sendiri.

Cara Ternak Burung Tledekan Bagi Pemula | Admin | 4.5